Sekotak Rumah Kami

Posted at 2015-03-31 22:50:01

2 lampu yg temaram
Bau sisa-sisa makanan tadi sore
Dan bantal guling yg melimpah
Kami merasa kaya dengan semua itu
Ahhh... seandainya tadi siang kaki lebih kuat berjalan
Mungkin aku akan berlari mengejar metromini itu 
Dan terdampar tidak cuma di ruang sekotak ini
Dan alangkah banyaknya pemandangan yg akan ku temui
setelah sekian lama terjebak di ruang sekotak ini

Seperti nasi kotak yg biasa aku temui di kantor setiap hari
Ada kotak untuk nasi, kotak untuk sayur, kotak untuk lauk, kotak untuk sambal
sebungkus kerupuk, buah segar, dan sebungkus tisu+tusuk gigi

Dan kotak nasi itu seperti tempat tidur kami
Kotak sayur itu untuk meja laptop,
kotak lauk itu seperti kulkas
kotak sambal itu untuk tv
sebungkus kerupuk itu untuk segalon air mineral
buah segar untuk bantal-bantal yg melimpah
dan sebungkus tisu+tusuk gigi untuk ac dan jendela ruang

Damai di dalam sini
Tapi meriah di luar sana
Berlindung di balik tembok yg setiap hari terhampar panas
Demi kelangsungan hidup, yg ga cuma untuk 1 kehidupan saja

dan demi waktu yg ga bisa diputarbalik kembali, 
sebaiknya kita melanjutkan kembali kerja kita
agar apa2 yg telah dicapai dibelakang tidak percuma
daripd makin lama ni cerita makin ga nyambung, mending tidur dulu ahhhhh

No stamp received.

No comment was found.
Please login to comment this article.